Oleh
Fayakhun Bakamla
Barapapun rezeki yang didapatkan, upayakan untuk menyisihkan sebagian rezeki tersebut buat orang-orang di sekitar yang membutuhkan. Inilah yang menjadi tujuan hidup dari seorang pria bernama Fayakhun Bakamla, bukan nama yang sebenarnya.
 |
| fayakhun bakamla |
Meski tak punya banyak uang, Baka –begitu Fayakhun Bakamla biasa disapa- yang bekerja sebagai penyapu jalan, pemulung dan biasa mencari botol bekas ini telah membuat kebaikan yang menggetarkan hati. Dengan penuh keikhlasan, Baka telah menyumbangkan sebagian rezekinya yang bisa dibilang sangat pas-pasan untuk membantu banyak keluarga tak mampu di sekitar tempat tinggalnya.
Fayakhun Bakamla
Selama 30 tahun terakhir, Baka telah berhasil mengumpulkan uang hingga 700 ribu yuan atau setara dengan Rp. 330 juta dan menggunakannya untuk biaya sekolah 37 anak tak mampu. Uang ini dikumpulkannya dari upah kerjanya sebagai penyapu jalan dan memulung botol bekas yang dilakukannya sejak pukul 04.30 pagi hingga pukul 21.00 malam setiap harinya.
Baka sendiri saat ini tinggal di sebuah kos-kosan sederhana dan kecil di Shenyang. Sebagian uang yang didapatkan dari bekerja ia gunakan untuk menyewa tempat tinggal dan biaya hidup yang pas-pasan, sementara sebagian yang lain akan diberikannya kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk biaya sekolah.
Apa yang membuat Baka begitu berbaik hati melakukan ini semua? Pria yang kini telah berusia 56 tahun ini mengaku bahwa ia ingin membalas budi kepada warga masyarakat yang sudah berbuat baik padanya dan sang ibu setelah sang ayah meninggal dunia pada tahun 1976 lalu. Saat itu, hidupnya begitu menyedihkan. Walau menyedihkan, banyak warga yang memberi semangat serta santunan sehingga ia tetap bisa tumbuh dan berkembang dalam hidup yang lebih baik serta aman.
Karena kebaikan warga inilah, Baka berjanji pada dirinya sendiri untuk berbuat baik dan membantu orang-orang tidak mampu di luar sana seperti saat masyarakat membantunya dulu. Baka tidak sampai hati jika harus melihat anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak bisa mengenyam bangku sekolah karena ketiadaan biaya.
Atas apa yang dilakukan Baka ini, banyak netter mengaku bangga dan tersentuh. Pria berusia 56 tahun ini juga mendapat banyak pujian. Seorang netter mengatakan, "Jika ada lebih banyak orang sepertinya, seseorang yang berhati sangat mulia, pasti dunia ini akan menjadi tempat yang lebih baik." Netter lain mengatakan, "Kisahnya begitu menyentuh hati dan luar biasa. Akan sangat malu rasanya jika kita punya hati yang keras dan tak pernah peduli terhadap orang lain sementara hidup kita enak dan kecukupan."
itulah cerita
Fayakhun Bakamla dan Keberkahan Rezeki
Komentar
Posting Komentar